6 Usaha Kecil Menengah Terbaik yang Dapat Kamu Coba | Modern dan Pas Buat Milenial, lo!

6 Usaha Kecil Menengah Terbaik yang Dapat Kamu Coba | Modern dan Pas Buat Milenial, lo!

Sekarang, usaha Usaha Kecil Menengah (UKM) memang jadi konsentrasi pemerintah. Mengapa begitu?

Masalahnya Usaha Kecil Menengah dapat memberikan dampak besar untuk perubahan ekonomi negara.

Menurut kolomsatu usaha kecil menengah sanggup menyumbangkan sampai 60% Produk Lokal Bruto (BDP).

Banyak pelaku bisnis terhalang saat lakukan satu usaha kecil, pemicunya karena modal yang dipunyai tidak begitu banyak.

Nach, UKM dapat mejadi jalan keluar dari permasalahan itu, karena untuk memikulgkannya tak perlu keluarkan biaya yang besar.

Karena itu, cari info yok beberapa jenis dan contoh Usaha Kecil Menengah berikut ini!

Tipe-Jenis UKM

Saat sebelum masuk contoh UKM di Indonesia, sebaiknya mengenali beberapa jenisnya.

Macamnya sendiri terbagi dalam usaha micro, usaha usaha menengah, dan kecil.

Bedanya berada dalam jumlah asset dan omset yang dibuat.

Berikut pembahasannya.

1. Usaha Micro

Usaha micro sebagai usaha produktif dengan asset kurang dari Rp50 juta dan omset optimal Rp300 juta.

2. Usaha Kecil

Usaha kecil ialah usaha produktif dengan asset Rp50-500 juta dan omset Rp300 juta sampai Rp2,5 miliar.

3. Usaha Menengah

Paling akhir, usaha menengah ialah usaha produktif dengan asset Rp500 juta sampai Rp10 miliar dan omset Rp2,5-50 miliar.

Apa Saja Contoh Usaha Kecil Menengah?

Untuk yang tertarik coba menjalankan bisnis UKM, karena itu perlu ketahui contoh UKM apa yang prospektif di saat ini.

Berikut pembahasannya.

1. UKM di Sektor Kosmetik

Produk kosmetik menjadi opsi mengawali usaha kecil menengah.

Argumennya, sekarang ini industri itu sedang "populer" di Indonesia.

Berdasar laporan Kementerian Perindustrian yang diambil niagahoster.co.id, industri kosmetik alami perkembangan sekitar 20% di tahun 2017 dan 95% memimpin UKM.

Pasar yang ditarget dari industri kosmetik juga makin luas, bukan hanya wanita, tapi juga berkembang ke lelaki.

Disamping itu, pemakaian bahan organik dan alami juga sedang terkenal di kelompok customer kosmetik Indonesia.

2. UKM di Sektor Mode

Sekarang ini, industri mode jadi terkenal, khususnya melalui jual beli online.

Cakupan industri ini juga benar-benar luas, dimulai dari baju, celana, aksesories, sepatu, dan ada banyak lagi.

Jika kamu tertarik mengawali usaha di bagian ini, kamu dapat jual produk merk di luar negeri atau lokal.

Tidak sangsi, sekarang ini produk lokal banyak dicari warga.

Lewat online shop, dapat di e-commerce atau media sosial, pemilik merk baju lokal dapat jual produknya ke semua Indonesia, bahkan juga luar negeri.

3. UKM di Sektor Kulineran

Usaha kulineran sebenarnya tidak rapuh oleh waktu dan tidak akan pernah mati.

Dikutip dari niagahoster.co.id usaha kulineran menyumbangkan 41,40% PDB ekonomi inovatif Indonesia dengan nilai Rp383 triliun.

Bahkan juga, sekarang ini ada service Go Food dan Grab Food menolong UKM kulineran dalam meningkatkan usahanya.

Kunci sukses industri ini yakni, pelaku bisnis harus membuat produk yang berkualitas dan dapat mengurus management yang baik.

Karena itu, pelaku bisnis yang memahami taktik pasar bisa mengurus upayanya dengan baik.

4. UKM di Sektor Furniture

Rupanya, industri ini menyumbangkan nilai yang besar pada omset e-commerce, lo!

Masalahnya e-commerce dapat mempermudah proses jual beli furniture di Indonesia.

Sekarang customer tak perlu berkunjung toko langsung untuk beli furniture yang diharapkan.

Saat itu, penjual perlu menghasilkan, mengepak barang, dan pasarkan.

Jika ingin mengawali UKM sektor ini, kamu perlu mempunyai basic knowledge mengenai marketing secara online.

5. UKM di Sektor Pemondokan

Trend travelling di Indonesia membuat keinginan jasa pemondokan makin melesat.

Dibanding hotel, pemondokan seperti hostel dan guest house tak perlu membutuhkan modal yang banyak.

Bila tidak dapat membuat pemondokan, kamu dapat manfaatkan program home share seperti AirBnB.

Dengan demikian, kamu dapat mendapatkan uang dengan sewakan rumah ke beberapa pelancong.

6. UKM di Sektor Agribisnis

Bidang ini dapat mencakup usaha di bagian pertanian, pertenakan, dan perkebunan.

Untuk mengawalinya, kamu perlu sediakan tempat, bibit hewan ternak, dan tanaman.

Beberapa dari hasil agribisnis sendiri mencakup padi, sayur, buah-buahan, hasil ternak.

Beberapa hasil itu sudah tentu dicari beberapa orang kan?

Dengan demikian, kamu tidak harus cemas berkaitan pangsa pasarnya.

Kamu perlu mengurus garapan dan jaga kualitas produk yang dibuat.

Mudah-mudahan infonya berguna ya,

Komentar