Ingin Cuan? Ini 10 Analisis Esensial Saham untuk Investor Pemula!

Ingin Cuan? Ini 10 Analisis Esensial Saham untuk Investor Pemula!

Analisis esensial saham sebagai tehnik analitis yang dipakai oleh beberapa investor untuk menolong tentukan keputusan jual-beli saham.

Tidak seluruhnya investor, terutamanya investor pemula, betul-betul pahami esensial saham ini.

Akhirnya, peluang terjeleknya ialah salah memutuskan dan justru tidak untung karena pilih saham yang tidak tepat.

Meskipun begitu, banyak pula investor yang selalu mengaplikasikan analitis ini, khususnya investor periode panjang.

Ada tiga hal yang penting kamu lihat dalam soal analitis ini:

  • Memandang performa dan keadaan perusahaan
  • Memutuskan referensi harga lumrah saham
  • Mengawasi dan menilai saham dengan teratur

Supaya lebih memahami, baca keterangan analisis esensial saham berikut, yok!

Analisis Esensial Saham

1. Tentukan Perusahaan yang Kompak

Point pertama kali yang perlu kamu perhatikan dalam analisis esensial saham ialah keadaan perusahaan yang bakal kamu pilih.

Yakinkan perusahaan itu mempunyai dasar yang kompak, performa keuangan yang baik, dan prospect yang akan datang jelas.

Simpelnya, pilih perusahaan yang tidak terkikis oleh perkembangan jaman ‒ misalkan perusahaan perbankan.

Aspek itu sebetulnya dapat kamu dalami dengan menyaksikan neraca keuangan perusahaan yang bersangkutan.

Dari neraca keuangan itu, kamu dapat pelajari performa masa lampau dan prospect ke depannya.

2. Referensi Harga Saham yang Lumrah

Selainnya pilih perusahaan yang baik, kamu harus juga tahu dan sensitif pada momen untuk beli saham pada harga yang tepat.c

Untuk beli saham pada harga yang pas, kamu harus lebih dulu mempunyai referensi harga.

Masalahnya harga saham pasti turun naik, terutama bila keadaan pasar tidak sedang menentu.

Ada dua langkah yang dapat dipakai untuk tentukan referensi harga, yakni tehnik relative intrinsic valuation dan valuation.

Sebagai pemula, pilih relative valuation, tehnik yang memperbandingkan saham perusahaan dengan saham perusahaan yang lain yang semacam.

3. Margin of Safety

Dengan memakai tehnik valuasi, tentu tidak terlepas dari perkiraan dan anggapan yang peluang bisa jadi salah.

Untuk meminimalkan hal itu, kamu perlu pahami ide margin of safety (MOS).

Ide ini benar-benar simpel, tetapi peranannya penting dalam meminimalkan kekeliruan perkiraan.

Berikut contoh MOS:

Berdasar analisis esensial saham, referensi harga lumrah ialah Rp5.000.

Karena itu sasarannya ialah 30% sampai 40%, yakni Rp3.500 sampai Rp3.000.

Prosentase MOS ini dapat kamu samakan sendiri, bergantung kepercayaan kamu pada analitis yang kamu kerjakan.

4. Dalami Laporan Keuangan

Sama seperti yang sudah disentil awalnya, untuk tentukan bagus atau tidaknya sebuah perusahaan dapat disaksikan dari laporan keuangan.

Tetapi, bagaimana bila kamu tidak memahami langkah membaca neraca keuangan?

Minimal kamu pelajari tanda penting neraca keuangan berikut:

  • Return on equity (ROE)
  • Earning per sharing (EPS)
  • Asset dan liability
  • Utang bank
  • Analisis aliran kas

5. Teratur Memberikan Dividen

Salah satunya tanda perusahaan yang sehat dan mempunyai aliran kas kuat ialah perusahaan itu kerap membagi dividen ke pemegang saham.

Dividen ini jadi bukti jika perusahaan itu untung dan ditunjukkan secara riil lewat pembagian dividen.

Makin teratur sebuah perusahaan membagi dividen, karena itu dapat dipandang jika dasar perusahaan itu benar-benar kuat.

6. Mencari Sumber Info yang Benar

Dalam analisis esensial saham, info yang benar jadi kunci khusus keberhasilan analitisnya.

Info yang kamu perlukan saat lakukan analitis ialah info berkaitan saham, performa keuangan emiten, background corporate action, dan perusahaan.

Info itu dapat kamu peroleh lewat:

  • Situs Bursa Dampak Indonesia (BEI)
  • Situs perusahaan

7. Gunakan Stok Screener

Proses jual-beli saham sekarang ini benar-benar gampang karena banyak broker yang sediakan program online dengan sejumlah fitur favorit.

Misalnya stok screener, feature ini memungkinkannya kamu untuk menyortir saham berdasar persyaratan yang kamu tentukan.

8. Konsentrasi Periode Panjang

Berikut mengapa analitis ini banyak dipakai oleh investor periode panjang, karena analitis ini diperuntukkan untuk keuntungan periode panjang.

Sama seperti dengan dasar usaha, jika usaha itu ialah masalah periode panjang.

Banyak orang tidak sabar dengan ini, karena itu kuncinya ialah kamu membagikan dana khusus yang memanglah tidak kamu butuhkan dalam kurun waktu dekat.

9. Sabar

Investor pemula condong tidak sabaran, umumnya pada mereka sering memperhatikan perubahan saham tiap hari.

Dibanding lakukan hal tersebut, lebih bagus kamu memeriksa neraca keuangan per kwartal saja.

10. Persiapkan Psikis

Analitis ini sebetulnya benar-benar gampang dimengerti, tetapi mentalmu akan labil saat hadapi dengan hiruk pikuk pergolakan pasar yang naik turun.

Saat memilih untuk melakukan investasi saham, kamu harus mempersiapkan psikis untuk berani jual-beli saham di keadaan tertentu.

Mudah-mudahan artikel ini berguna ya,

Komentar