Mengenali Manager Investasi: Pemahaman, Pekerjaan, dan Langkah Terbaik dalam Pilih MI

Mengenali Manager Investasi: Pemahaman, Pekerjaan, dan Langkah Terbaik dalam Pilih MI

Apa Teman dekat 99 merencanakan nabung di Reksa Dana? Jika iya, pasti kamu harus ketahui peranan manager investasi pada instrument yang ini!

Dalam investasi reksadana, ada faksi yang berperanan penting dalam tentukan performa saham investor.

Yap, ia ialah manager investasi (MI)!

Selainnya punya pengaruh dalam performa, MI berperanan penting dalam memberinya kejelasan validitas dan keamanan Reksa dana.

Ingin ketahui info semakin banyak berkenaan MI?

Tenang saja, ini kali, 99.co Indonesia akan kupas info penting hal manager investasi yang perlu kamu kenali.

Berikut pembahasannya.

Apa Itu Manager Investasi (MI)?

Manager investasi sebagai faksi (dapat perseorangan atau perusahaan) yang professional mengurus dana pelanggan dalam beragam instrument investasi, dimulai dari saham sampai obligasi.

Hal tersebut mempunyai tujuan untuk mendapat keuntungan untuk beberapa investor yang mempercayakan mereka.

Maka jika kamu melakukan investasi di Reksa Dana, kamu akan menyerahkan beberapa dana pada manager investasi.

Selanjutnya, bersama dengan dana pelanggan yang lain, MI akan urus dan alirkan dana ke instrumen-instrumen investasi sama sesuai perintah yang telah investor pilih.

Sepanjang masa investasi itu, mereka akan beli atau melepaskan saham, obligasi, dan beragam instrument, dengan dana investor.

Tenang saja Teman dekat, MI akan membuat laporan yang dapat diterima secara rutin.

Apa Saja Pekerjaan Manager Investasi?

Kurang lebih apa ya pekerjaan dari MI?

Yok, baca penuturannya berikut ini!

1. Urus Asset Nasabah

MI bekerja mengurus asset nasabah dengan tahapan terima dana, selanjutnya membagikannya sama sesuai tipe reksadana yang telah investor pilih.

Misalkan, jika nasabah pilih melakukan investasi di Reksa Dana Penghasilan Masih tetap (RDPT), karena itu peruntukan investasinya ialah 80% obligasi, baru bekasnya ke instrument pasar uang.

2. Pilih Instrument Investasi

Nanti MI akan pilih dan putuskan mana saja saham, obligasi, deposito atau surat bernilai yang nanti dia beli.

Dalam tahapan ini, investor perlu turut turut serta mengawasi dan memandang investasi yang diputuskan, apa kebalikannya atau memberikan keuntungan.

3. Putuskan Waktu Instrument Investasi Dipasarkan

Begitupun berkenaan kapan saatnya saham atau obligasi yang kurang bekerja baik harus dijual.

Semua hal itu jadi tanggung-jawab MI.

Sebagai investor, sebaiknya turut mengawasi gerakan portofolio sendiri.

Bila performnya buruk, investor perlu mengeluarkan MI itu dan beralih ke MI yang lain lebih baik.

4. Memberikan laporan Keadaan Asset

Selainnya mengurus dana untuk diinvestasikan, MI punyai kewajiban memberikan laporan secara harian ke investor.

Kenapa harus harian?

Argumennya ialah status dan nilai bursa investasi itu dapat berbeda tiap hari bahkan juga jam.

Oh ya, investor bisa juga terhubung laporannya di program management investasi, kok.

Maka kamu tak perlu cemas ya,

Apa Saja Perusahaan Management Investasi Paling besar di Dunia?

Berikut 10 perusahaan management investasi yang paling besar di dunia dan dana urusannya, menurut majalah Global Investor.

Bagaimana Pilih Manager Investasi?

Saat sebelum pilih MI, sebaiknya bila investor mengenal panduan pilih manager investasi.

Berikut keterangannya.

1. Mencari Hal pemberian izin

Penting dikenang, Reksa Dana harus diatur oleh MI yang mempunyai ijin dari kewenangan pasar modal, yakni Bapepam atau Kewenangan Jasa Keuangan.

MI harus dengan cara sah bisa bekerja sebagai manager investasi di Indonesia.

Investor dapat menentukannya dengan menyaksikan dalam prospektus reksadana.

Biasanya, hal pemberian izin MI tercantum di sana.

2. Mencari Pengalaman

MI perlu mempunyai pengalaman yang mumpuni.

Investor dapat menyaksikan info itu di prospektus Reksa Dana pada sub-bagian MI.

Di situ, dirinci lumayan komplet berkenaan pemilik, jam terbang operasi, pengalaman pengendalian reksadana, dan ketrampilan dan pengalaman team pengurus investasi.

3. Lakukan Pengujian Silang

Investor perlu lakukan pengujian silang ke sumber yang lain mandiri, yakni situs kewenangan pasar modal, seperti Bapepam dan OJK.

Di situ, investor dapat menyaksikan daftar MI yang telah mempunyai ijin.

Kerjakan pengujian silang di antara info di prospektus dengan info di otoritas.

Dalam situs itu dipublikasikan juga peringatan dan ancaman ke MI yang menyalahi ketentuan.

Yakinkan MI yang mengurus reksadana tak pernah atau tengah hadapi ancaman dari regulator pasar modal, ya!

Mudah-mudahan dari paparan di atas dapat menambahkan wacana kamu mengenai manager investasi, ya!

Tunggu artikel menarik dan berguna yang lain

Komentar