Sri Mulyani Hapus Pajak Dividen. Daftar Saham Dividen Tinggi Ini Makin Dilirik!

Sri Mulyani Hapus Pajak Dividen. Daftar Saham Dividen Tinggi Ini Makin Dilirik!

Pemerintahan memberinya udara segar ke investor pasar modal saat Sri Mulyani umumkan ada penghilangan pajak dividen.

Peraturan ini tercantum dalam Ketentuan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18/PMK.03/2021 yang memberinya rileksasi pembebasan Pajak Pendapatan (PPh) yang diterima investor atas dividen.

Meskipun begitu, PMK ini berisi pengecualian dari object PPh berlaku untuk dividen dari dalam negeri yang terterima oleh harus pajak orang tubuh dan individu.

Juga untuk dividen saham di luar negeri yang terterima oleh harus pajak.

Pajak dividen ialah pengambilan pajak atas keuntungan yang terterima oleh harus pajak dalam negeri atau luar negeri.

Peraturan ini mengundang perhatian investor berpengalaman yang disebutkan Warren Buffett-nya Indonesia, yaitu Drs. Lo Kheng Hong.

"Peraturan pemerintahan hapus pajak dividen ini ialah stimulan yang bagus sekali buat investor," ungkapkan Lo dikutip dari cnbcindonesia.com, Rabu (3/3).

Lo, demikian dia dekat dipanggil, mengharap peraturan ini tidak memiliki sifat sementara saja, tetapi berlaku untuk selamanya.

Ketentuan Pajak Dividen

Dalam ketentuan perpajakan, ada tiga pasal yang atur berkaitan besarnya PPh dividen berdasar tipe harus pajaknya.

Menurut ketentuan itu, berikut ketetapan pajaknya:

Bila harus pajak sebagai investor pribadi dalam negeri, karena itu PPh yang dikenai sejumlah 10% dari dividen dan memiliki sifat final

Bila harus pajak sebagai tubuh usaha dalam negeri, karena itu pajaknya 15%

Bila yang menerima dividen sebagai pribadi yang tinggal di luar negeri, perusahan di luar negeri yang menjalankan upayanya lewat wujud usaha masih tetap di Indonesia, dan perusahaan di luar negeri yang terima pendapatan dari Indonesia tanpa lewat wujud usaha, dikenai pajak sejumlah 20%

Peraturan ini tentu bawa udara segar ke investor pasar modal, khususnya untuk investor retail dalam negeri.

Tanpa pembebasan ini, investor retail tidak dapat memperoleh dividen secara utuh, tidak seperti awalnya yang cuman 90%.

Daftar Saham Dividen Tinggi 2021

- PT Adaro Energy Tbk (ADRO)

- PT Astra Internasional Tbk (ASII)

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

- PT Bank Berdikari Tbk (BMRI)

- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)

- PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS)

- PT H M Sampoerna Tbk (HMSP)

- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

- PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP)

- PT Indo Tambangraya Istimewa Tbk (ITMG)

- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

- PT Bukit Asam Tbk (PTBA)

- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

- PT Fasilitas Menara Nusantara Tbk (TOWR)

- PT United Tractor Tbk (UNTR)

- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

- PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

Mudah-mudahan artikel ini berguna ya,

Komentar