10 Langkah Mengoreksi diri Kita Agar Jadi Individu yang Lebih Baik Kembali

10 Langkah Mengoreksi diri Kita Agar Jadi Individu yang Lebih Baik Kembali

Jadi seseorang yang lebih bagus lagi. kita tentu ingin jadi seorang dengan individu yang baik. Walau beberapa orang memandang dianya telah baik, tetapi kadang mereka ingin jadi lebih baik kembali tiap harinya. Ya, itu salah satunya karakter manusia yang tak pernah senang sama yang ada di dirinya. Tetapi untuk kasus ini, di mana kita memandang diri ini ada banyak kekurangan ialah satu hal yang positif untuk kehidupan kita.

Terkadang kemauan jadi seseorang yang lebih bagus itu ada, tetapi seringkali kita berasa kebingungan mengenai bagaimanakah cara dan beberapa langkah awalannya menjadi individu yang baik. Nach karena itu, berikut 10 panduan mengawali membenahi diri kita agar kita jadi individu yang lebih bagus lagi. Baca Keterangannya.

Jadi individu yang lebih bagus ialah satu proses untuk membenahi diri. Untuk mengoreksi diri itu tidak mengenali kata batasan umur dan telat. Muda, remaja, dewasa bahkan juga orangtua sekalinya bisa membenahi diri. Dan kembali, jadi individu yang lebih bagus kembali ialah hal yang penting kita aplikasikan di kehidupan ini.

Kenapa tidak, karena bila kita ingin jadi individu yang lebih bagus dari mulanya, otomatis kita terus memaksakan diri ini untuk berkembang jadi figur yang dapat dibanggakan.

Misalkan saat kita berasa cemas dan tidak senang pada sesuatu yang kita kerjakan saat ini. Kita berasa tidak optimal untuk capai suatu hal, dan punyai beban dan keinginan yang besar untuk di wujudkan.

Jika realita demikian. Harus kita agar lebih giat memaksakan badan ini agar semakin maju dan buang perasaan malas yang kemungkinan jadi penghambat untuk berkembang. Membenahi kekeliruan di masa lalu dan buang rasa penyesalan, agar masa datang kita lebih terukur dan ceria. Ya, Kemungkinan itu argumen kita ingin jadi individu yang lebih bagus lagi. kita perlu memberikan rasa yakin jika itu semua bisa terjadi di masa yang hendak datang.

10 Langkah Agar Kita Jadi Individu yang Lebih Baik Kembali

1. Terimalah Semua Realita Sekarang ini

Pertama, Saat sebelum berkemauan jadi lebih baik, kita lebih dulu harus terima realita yang sekarang. Pahami jika segala hal ialah proses kehidupan yang normal. Berbahagia, bersedih, sulit, atau sakit yang kita alami sekarang ini, terimalah dengan lega dada. Terimalah realita jika arah dan kemauan dalam kehidupan ini bisa berbeda bersamaan berjalannya waktu. Kira saja ini ialah hadiah dari Tuhan agar kita jadi lebih baik kedepannya.

Info Source

2. Tetapkan Arah untuk diri sendiri.

Ke-2 , kita harus tentukan arah kita ke depan. Ingin melakukan perbuatan apa, ingin menjadi apa? Pastikanlah semua kemauan itu. Tidak boleh takut bila memang arah itu nanti tidak dapat diwujudkan. Kadang kita bisa saja mimpi dengan tinggi kemungkinan, minimal kita telah pahami ide untuk ke arah ke sana. Ingat jalan untuk naiki bukit dan tidak lupa bagaimanakah cara turunnya. Walau itu semua hanya angan-angan, tetapi berangan-angan-lah saat lagi kita dapat melakukannya. Tidakkah, mempi dengan diawali angan-angan?

3. Tetapkan apa yang perlu dirubah

Ke-3 , kita harus tentukan apa yang perlu kita ubah dalam diri sendiri. Dari segi yang mana salah, dari pojok yang mana kelihatan jelek .Introspeksi-lah secara menyeluruh. Kenalilah kekurangan kita sendiri. Dan saat kita telah tahu apakah yang harus dirubah. rubahlah sedini kemungkinan, tutupi kekurangan saat sebelum semakin membesar. Apabila kekurangan itu tidak dapat diperbarui, menyembunyikan hal itu sepanjang kemungkinan sampai semuanya orang tidak ketahui tempatnya.

4. Jadilah Pemaaf

Keempat. Jadilah seseorang yang pemaaf. Tidak cuma maafkan seseorang saja yang sempat menyakitimu, tetapi kamu harus juga dapat maafkan diri kamu sendiri. Terkadang kita dapat memberikan maaf ke seseorang walau orang itu sakiti kita. Tetapi kita justru tidak tahu triknya untuk maafkan kita sendiri. Kerap mempersalahkan diri kita, tidak terima kekurangan lain-lain dan sendiri. Ada kata-kata arif yang mengeluarkan bunyi maafkanlah anda lebih dulu saat sebelum Anda memberikan maaf ke seseorang

5. Kerjakan Suatu hal yang Tidak dicintai

Seterusnya menjadi individu yang lebih bagus ialah dengan lakukan suatu hal yang tidak kita harapkan. Mengapa demikian? Terkadang seorang akan menghindar suatu hal yang tidak mereka gemari, Tetapi tanpa kita ketahui, berusaha untuk melakukan terkadang membuat kita lebih berkembang. Kita kemungkinan takut sesuatu. tetapi saat kita telah coba menantang rasa ketakutan itu, kemungkinan yang berada di dalam pemikiran kita Mengapa saya menakuti ini? Walau sebenarnya benar-benar gampang dilaksanakan.

Ya, terkadang perasaan takut itu ada karena ketidakjelasan langkah melakukan dengan baik. Takut tidak berhasil, takut kalah dan lain-lain terus akan mengganggu pemikiran kita. Dengan lakukan suatu hal yang tidak kita gemari akan menambahkan pengalaman kita. oleh karena itu, apa kelirunya kita cobanya.

6. Sayangilah diri kita

Cinta ke diri kita tidak berarti kita harus berlaku egois dan mengutamakan diri kita, tetapi cinta yang membuat kita sanggup terima diri ini apa adanya. Rasa cinta tumbuh bersamaan dengan rasa terima yang makin membesar. Bila kamu tidak dapat menyukai diri kita, lantas bagaimanakah dapat seseorang akan menyukai dirimu. Kadang tidak ada yang dapat semakin pahami kita selainnya diri sendiri.

7. Usahakanlah mengontrol iri hati dan amarah.

Emosi, kemarahan dan iri hati ialah hati yang paling tidak bagus bila didiamkan bersarang di hati kita. Harus dianggap, terkadang kita berasa geram pada kesuksesan seseorang tanpa sebab. Kita berasa kalah dan dipecundangi walau kita berasa telah lakukan yang terbaik, justru lebih bagus pada mereka semua. Tetapi sadar atau mungkin tidak, saat karakter itu mencul pada diri kita. disini kita telah ada dalam rasa iri yang mendalam.

Tidak dapat terima suatu hal yang pasti terjadi kemungkinan berpengaruh jelek untuk psikis kita. Coba terima kehadiran orang lain. Dengan mengaku mereka, tidak berarti kita kalah atas mereka. Ada yang lebih bernilai dari itu, yakni kita dapat mawas diri kita sendiri. Hati-hatilah bila seorang telah mawas diri diri. karena sesaat lagi ia akan melonjak tinggi melalui semua duri.

8. Maafkan seseorang

Kekuatan untuk maafkan seseorang akan berguna untuk kesehatan fisik. Rutinitas mendendam dan ingat kekeliruan masa lampau dapat tingkatkan tekanan darah dan percepat irama detak jantung, dan kekuatan maafkan dapat menurunkan stres.

Lepas dari faedahnya itu, maafkan seseorang kemungkinan sebagai hal yang paling susah dilaksanakan di kehidupan setiap hari. Kita mengetahui kekeliruan seorang demikian besar pada kita. Tetapi kita harus juga tahu jika Tuhan itu Maha Pemaaf, Tuhan selalu maafkan kekeliruan kita, lalu masih patutkah kita tidak untuk maafkan manusia ? Jadi maafkanlah.

9. Mencari figur Anutan

Cari figur anutan. Figur anutan menjadi sumber ide yang bagus, dan cerita pengalaman mereka kadang dapat memberi kita kemampuan pada saat yang susah. Kita dapat pilih rohaniwan, politisi, aktris, atau orang dekat yang kita kagumi. Cari argumen mengapa mereka menjadi sukses. lalu implikasikasi kan ke diri kita. Ambilah semua kisah hidupnya dan tirulah sikap dan karakter kebaikan mereka. Walaupun kadang antara kita ingin jadi sukses dengan kita sendiri. Tetapi minimal hal itu dapat membuat pelajaran kehidupan untuk kita semua.

10 Mencari Orang Yang Memaksakan Berkembang

Dan yang paling akhir, cari seorang yang tidak cuma membuat kita nyaman, tetapi juga memaksakan kita untuk selalu berkembang. Ada minset yang kurang betul, karena kadang malah antara kita cari suatu hal yang dapat membuat nyaman. Tetapi, suatu hal yang nyaman tidak selama-lamanya membuat kita jadi seseorang yang lebih baik. Kenapa? Karena saat kita telah berasa nyaman. proses untuk mengoreksi diri akan terhenti. Disini letak teror yang membuat kemerosotan bakal menjadi makin terbuka lebar.

Tidak boleh selalu terperdaya dengan makna kenyamanan. Sukailah suatu hal yang memaksakan kita untuk berkembang walupun kita sebetulnya tidak nyaman.

Komentar