12 Langkah Pintar Berlibur Ala-ala Backpacker Dapat Kamu Ikuti

12 Langkah Pintar Berlibur Ala-ala Backpacker Dapat Kamu Ikuti

Traveling atau berlibur ala-ala backpacker benar-benar sangat seru. Belakangan ini, traveling ala-ala backpacker sudah jadi trend traveling yang terbanyak disukai saat ini. Selainnya sederhana, berlibur ala-ala backpacker terasanya lebih berpetualang dibanding jenih berlibur lainnya.

Tidaklah aneh jika beberapa orang yang berminat untuk berencana berlibur ala-ala backpacker. Disamping itu, berlibur ala-ala backpacker tambah murah loh. Nach ingin tahu langkah berlibur ala-ala backpacker itu seperti apakah? Baca berikut ini!

1. Gunakan Ransel Bukan Koper

Saat kata backpacker disebut, tentu pemikiran langsung akan merujuk pada style traveling yang memakai ransel. Ransel ini sebagai ciri-ciri khusus style traveling backpacker.

Jadi dapat ditegaskan jika berlibur ala-ala backpacker tidak memerlukan koper untuk packing barang-barang. Karena bawa koper cuman akan merepotkan kamu saat di jalan.

Jadi tak perlu repot bawa koper, cukup membawa ransel yang sederhana agar kamu nyaman sepanjang perjalanan. Ingat, tidak boleh membawa ransel yang terlampau besar ya, samakan saja sama barang bawaanmu dan kekuatanmu.

2. Gunakan Baju yang Sederhana

Berlibur ala-ala backpacker tentu selalu sama sama yang simpel-simpel, terhitung dalam soal berpakaian. Jika kamu ingin berlibur dengan mengikuti style backpacker, jauhi menggunakan baju yang ribet.

T-Shirt dan celana pendek sebagai opsi yang pas saat menentukan tipe baju saat berlibur. Kenapa? Karena sepanjang berlibur, kamu akan bawa ranselmu yang disokong.

Dengan demikian, kamu dapat bergerak bebas saat ada di perjalanan tak perlu rempong bawa barang-barangmu. Maka gunakan saja baju yang enteng, sederhana, dan nyaman saat dipakai.

3. Gunakan Sepatu Sneakers

Selainnya dalam soal pilih tipe baju, pikirkan pilih sepatu yang ingin kamu pakai. Jika memang sungguh ingin berlibur ala-ala backpacker, gunakanlah sepatu yang sederhana dan nyaman saat pergi jauh seperti sneakers.

Selainnya sederhana dan nyaman saat digunakan, sepatu sneakers gampang dipadankan dengan beragam outfit kasual. Sehingga kamu tak perlu bawa banyak sepatu. Cukup kan mengirit barang bawaan.

4. Rajin Mengawasi Informasi Promosi

Secara umum, biro travel online banyak memberi promosi atau potongan harga pada beberapa wisatawan. Jadi, biaya biaya yang kamu bayarkan tambah murah dibanding harga yang umumnya kamu bayarkan.

Umumnya di saat perayaan hari besar atau anniversary perusahaan, beberapa biro travel tawarkan harga promo. Apa lagi di saat tahun akhir dan awalnya tahun, tentu banyak promosi yang bertebaran.

Beberapa informasi seperti ini dapat kamu mencari tahu di internet, baik di halaman web resminya, account media sosialnya, atau beberapa grup di media sosial. Atau kamu bisa juga memeriksa promosi di sejumlah program online.

5. Pintar Melihat Harga

Hal yang umumnya dilaksanakan dengan seorang backpacker saat sebelum pergi traveling ialah mereka lakukan perbedaan harga setiap agen travel. Mereka jelih dalam memperbandingkan harga, sekalinya bedanya hanya sedikit.

Memperoleh harga promosi, belum pasti harga itu sebagai harga yang termurah antara yang lain. Kamu harus pintar-pintar memperbandingkan harga di antara yang yang lain dan satu.

Di luar harga yang murah, yakinkan jika pada harga begitu kamu bisa sarana yang pantas. Janganlah sampai karena memburu harga terjangkau justru memperoleh sarana yang kurang nyaman.

6. Sharing Biaya Bersama Rekan

Sharing biaya sebagai salah satunya rutinitas yang banyak dilaksanakan oleh beberapa backpacker. Mereka memutuskan untuk pergi traveling bersama rekan-rekan atau keluarga karena ada beberapa manfaatnya.

Faedah pertama, kamu dapat mengirit bujet karena kamu dapat share dengan rekan-rekan kamu, baik transportasi atau akomodasi. Jadi harga yang umumnya dijamin sendiri jadi lebih murah karena share.

Nach, jika kamu ingin pergi berlibur ala-ala backpacker, kamu dapat coba langkah ini. Selainnya untuk mengirit bujet, kamu dan rekan-rekan dapat sama-sama jaga dan sama-sama menolong satu dengan lain.

7. Memperbanyak Info Berkenaan Pemondokan

Jika kamu memilih untuk coba rasakan berlibur ala-ala backpacker, kamu harus banyak cari info mengenai pemondokan yang murah. Selainnya murah sarana jadi pemikiran yang utama.

Perbanyaklah cari ulasan mengenai pemondokan disekitaran lokasi rekreasi yang kamu tuju. Pikirkan bagaimana pembahasan dari konsumen setia mereka. Bila pembahasan konsumen setianya bagus, karena itu peluang itu bagus.

8. Tentukan Lokasi Pemondokan Vital

Lokasi pemondokan bisa menjadi pemikiran yang perlu untuk seorang backpacker. Karena otomatis, lokasi pemondokan ikut juga tentukan hebat tidaknya acara berliburmu.

Untuk memperoleh pengalaman yang nyaman dan hebat, pilih lokasi pemondokan yang vital, jika perlu berada di tengah kota. Dengan demikian, kamu akan gampang mendapati sarana yang kamu butuhkan.

Sarana-fasilitas yang perlu kamu mencari disekitaran lokasi pemondokan seperti tempat kulineran yang bermacam, sarana tempat kongkow baik taman atau kafe. Dan banyak hal yang lain dapat menambahkan pengalaman kamu.

9. Berlaku Tenang dan Lentur

Sikap tenang dan lentur umumnya selalu terlihat pada orang backpacker. Jika kamu ingin berlibur dengan style backpacker, tidak boleh perlihatkan sikap panik. Sekalinya kamu rada-rada cemas dengan perjalanan kamu itu.

Jangan sampai memperlihatkan sikap tidak tahu di depan beberapa orang, agar beberapa orang tidak gampang menjeratmu. Apa saja yang terjadi, berlakulah tenang. Cicipi saja tiap peristiwa yang kamu lewati.

Kalaulah terjadi suatu hal yang tidak diharapkan, misalkan ketinggal bis atau kereta, salah jalan di jalan, tidak boleh memperlihatkan sikap panik. Teruslah berlaku tenang, ambil napas dan berpikiranlah dengan jernih, tentu ada jalan keluar kalau kamu masih tetap tidak cemas dan tenang.

10. Istirahat di Lokasi yang Ramai

Jika kamu ditempatkan pada rasa lelah, beristirahatlah. Mencari pemondokan yang pantas. Tetapi, jika kamu cuman ingin istirahat sesaat dan memilih untuk istirahat di rest tempat, seharusnya mencari lokasi yang ramai.

Sedapat mungkin, kamu jauhi istirahat di lokasi yang terlihat gelap dan sepi. Dan di saat istirahat, tempatkan barang-barangmu di status yang ada pada capaian pengamatanmu.

Jika perlu, diamkan beberapa barang bawaanmu masih tetap melekat pada badanmu. Menjaga tiap barang yang kamu bawa. Karena bagaimana juga, ini terlampau berefek pada tindak kriminal.

11. Membawa Perbekalan Sepanjang Berlibur

Hal yang ini tentunya jangan dilalaikan saat kamu memilih untuk pergi berlibur. Ingin berlibur dengan style apa saja dan bersama siapa saja, perbekalan sering jadi hal yang jangan ketinggal.

Tetapi, jika kamu ingin pergi berlibur ala-ala backpacker, kamu harus bawa perbekalan yang super tahan lama dan sederhana. Umumnya backpacker pilih mie instant, abon, biskuit atau yang lain sebagai perbekalan perjalanan mereka.

12. Sharing Location di Maps

Berlibur ala-ala backpacker benar-benar sangat hebat dan melawan sebab bisa mengeksplor banyak pengalaman. Tetapi tetap kamu harus siaga pada semua sesuatunya, terhitung salah jalan di jalan.

Untuk memperhitungkan hal jelek seperti ini, seharusnya kamu sharing lokasi kamu ke teman- keluargamu atau rekan. Ini supaya mempermudah lokasimu teridentifikasi oleh mereka jika terjadi suatu hal padamu.

Berlibur ala-ala backpacker akan memberi kesan-kesan yang mengagumkan asal kamu tidak meremehkan hal di atas. Karena itu, eksplorlah apa yang dapat kamu cicipi saat berlibur, selama tidak meremehkan norma dan ketentuan.

Komentar