10 Langkah Simpel Untuk Jadi Diri Kamu Sendiri Apa yang ada

10 Langkah Simpel Untuk Jadi Diri Kamu Sendiri Apa yang ada

Bagaimana rasa-rasanya bila kamu jadi seseorang ?.bersandiwara jadi figur yang bahkan juga benar-benar tidak kamu kenali, dan sembunyikan individu kamu yang sebetulnya ?.Kemungkinan saja kamu sekarang ini berasa tidak nyaman, atau tidak berbahagia sebab menganggap capek jadi orang lain. Ada kata-kata arif menjelaskan jadi seseorang itu meletihkan, apa arti dari kata-kata mutiara itu ?

Arti dari kata-kata itu ialah terkadang kita terlampau susah jadi seseorang, bersandiwara kaya atau pandai di depan seseorang agar mereka dapat menghargakan kita atau menghargai. Walau sebenarnya realitanya kita tidak lah sepintar atau sekaya yang disaksikan seseorang, tetapi kita terkadang masih bersikukuh jadi figur yang prima cuman untuk hapus sikap remehan orang lain.

Tetapi yakin atau mungkin tidak, bila kita terus-terusan memaksa apa yang serupa sekali tidak ada dalam diri kita pasti kita akan berasa kecapekan sendiri. Meskipun kamu dengan pintar tutupi semua dusta yang terjadi, tetapi sepandai-pandainya tupai melonjak pasti jatuh .Bakal ada waktunya kamu dapat kedapatan dengan orang lain.

Tutupi kedok dengan jadi seseorang ada juga segi negatifnya, dapat sehingga kamu dicintai seseorang karena hanya kelebihan kamu aja. Orang itu mungkin ingin bersahabat dengan kamu karena kamu dipikirnya memiliki banyak kelebihan. Kamu pandai, kamu kaya. dan beberapaya. Dan ujungnya kamu cuman dimanfaatin orang aja. Kalau realitanya semacam ini, apa kamu masih berbahagia dan ingin bertahan jadi seseorang ?.

Coba bandingkan ketika seorang jadi diri kita apa adanya. tidak memberikan semua kelebihan yang kita punyai, mungkin karena hidup kita sedikit kelebihannya. Meskipun apa yang ada, tetapi rasanya kita dapat tampil tanpa beban dan dapat nikmati hidup lebih bermakna.

Keuntungan kita jadi diri kita ialah kita dapat memperoleh seorang rekan yang dapat terima kita apa yang ada, Meskipun kita berlainan, tetapi mereka tidak perduli apa kita memiliki kelebihan atau kekurangan, seorang itu dapat dengan ikhlas bersahabat sama kita.

Jadi pokoknya, lebih bagus jadi diri kita apa yang ada daripada jadi seseorang, ada kata-kata arif menjelaskan lebih gampang jadi diri kita karena jadi seseorang itu tidak gampang .Tetapi menjadi diri kita pun tidak mudah yang kita anggap,

Kita harus siap psikis dan batin, sebab bisa jadi ada saja beberapa orang yang hendak tidak senang dengan kita atau dalam kata lain akan tidak suka sama kita sebetulnya. Tetapi kalau kamu kebingungan untuk mengawalinya dari mana. Barikut ialah 10 Panduan dan Langkah menangani supaya kita jadi diri kita apa adanya.

10 Langkah Jadi Diri Sendiri Apa yang ada

1. Terima Diri Kamu Sendiri Apa Adanya.

Bila kamu sejauh ini cuman bersandiwara jadi seseorang, pertanyaannya mengapa kamu melakukan ?.Celah satu argumen mengapa kamu jadi seseorang ialah karena kamu tidak senang dengan kehidupan yang saat ini ditempuh, ini juga bisa diimbangi dengan hati malu dan gengsi, tidak ingin disaksikan kurang kuat dengan orang lain, dan beragam argumen lainnya.

Tidak ada fungsinya untuk malu dengan kehidupan yang kamu lalui sekarang ini, bukan berniat berbicara kasar atau apa, kemungkinan saja kamu kurang bercermin untuk menyaksikan berapa besarnya nikmat kehidupan yang pantas kamu sukuri.

Bila kamu tidak dapat menghargakan hidup kamu apa yang ada, bagaimana dapat seseorang menghargakan kamu coba. Oleh karenanya, coba terima kehidupan kamu apa yang ada, terima apa kekurangan dan mensyukuri semua kelebiha. Yakin dech, kalau kamu bisa terima diri kita apa yang ada, kebahagiaan dan ketenangan telah dimuka mata.

2. Menyempatkan diri untuk mengenali diri sendiri.

Terkadang kita terlampau repot cari tahu bagaimana jadi ia atau orang itu, hingga kita justru lupakan untuk mengenali siapa sebetulnya kita ini, memang sich jadi seseorang itu membahagiakan, tetapi dapat jadikan kamu ialah orang yang istimewa. justru tidak kalah atas orang selalu kamu ikuti itu.

Luangkan waktu untuk mengenali siapa sich kamu itu, apa prestasi dan perolehan yang telah kamu peroleh, apa yang telah kamu terlewat, pertaruhkan dan perjuangkan. Tetaplah mawas diri dirimu sendiri sampai kamu ketahui siapa dirimu sebetulnya. Kemungkinan ada orang yang lain ingin jadi diri mu sekarang ini dan kamu justru repot ingin jadi orang lin.

3. Acuhkan semua opini seseorang ke dirimu.

Argumen yang logis yang lain mengapa kamu ingin jadi seseorang ialah karena kamu selalu perduli dengan apa opini dan pemikiran seseorang mengenai diri kamu, kamu seakan telah makan sugensti dengan opini tersebut lantas mempersalahkan mengapa hidup kamu seperti itu.

Karena itu dari saat ini, berhenti sajalah untuk dengarkan beberapa hal yang tidak penting, berhenti sajalah berasa cemas dan kuatir apa opini dan apa pemikiran seseorang mengenai diri kamu, jangan dibiarkan seseorang mengontrol hidupmu, jadilah seperti kapten nahkoda yang dapat mengontrol kapal ke arah sebuah tempat sesuka hatinya.

4. Terima opini orang yang perduli ke dirimu.

Kadang kamu tidak perlu selalu harus tutup telinga dengan opini seseorang mengenai diri kamu, terutamanya beberapa orang yang telah kamu kenali dekat, seperti keluarga atau teman dekat dan rekan. Beberapa orang yang bernilai ini umumnya tidak memberi opini mengenai kamu yang jatuhkan, justru gagasannya memiliki sifat neasehat yang membuat dan membenahi dirimu sendiri.

Oleh karena itu, kamu pantas untuk dengarkan dan terima semua penilaian beberapa orang paling dekat kamu untuk kebaikan diri kamu sendiri. Lebih bagus mengoreksi diri dari penilaian yang membuat daripada penilaian orang yang lain ingin menjatuhkan.

5. Memerhatikan perubahan yang Terjadi pada dirimu.

Memang bagus untuk memerhatikan perubahan yang ada di sekitar kamu, karena bila meremehkan perubahan dunia, kamu akan ketinggal kereta. Tetapi kamu tidak selalu harus terdiam dengan perubahan seseorang, ngerinya rasa takjub sama seorang akan makin membesar.

Salah satunya argumen mengapa kamu ingin jadi seseorang ialah karena kamu terlampau takjub dengan orang itu, dari hati takjub ini karena itu munculah kemauan untuk mengikuti supaya seseorang juga bisa kagum pada kamu.

Oleh karenanya, sebaiknya untuk kurangi perasaaan takjub itu dan saksikan perubahan yang terjadi pada diri kamu sendiri. Kemungkinan saja, telah banyak perubahan yang harusnya dibanggakan justru kamu acuhkan.

6. Tidak boleh bandingkan diri kamu sama orang lain.

Tidak ada manusia yang prima di bumi ini, manusia dibuat dengan kekurangan dan keunggulannya masing-masing. Begitu juga dengan diri kamu, bila kamu mempunyai kekurangan, tentunya kamu mempunyai kelebihan. Tetapi kadang, kamu cuman konsentrasi pada kekurangan dan memedulikan kelebihan yang ada di diri kamu sendiri.

Salah satunya argumen mengapa kamu tidak dapat berbahagia ialah karena kamu sering memperbandingkan kehidupan kamu dengan hidup orang lain. Kamu berasa tidak, saat kamu memperbandingkan suatu hal sama orang lain itu cuman akan memunculkan kekesalan.

Oleh karenanya menjadi diri kita, hal yang pertama kali yang harus dilaksanakan ialah jangan sampai memperbandingkan kamu sama orang lain, karena bila kamu memperbandingkan karena itu kamu sama saja mengejek diri kamu sendiri.

7. Konsentrasi pada arah akhir.

Dalam kehidupan ini kita harus memiliki arah hidup, karenanya ada arah hidup, karena itu hidup kamu akan sangat terasa bermakna. Kita tentu memiliki arah buat apa sich hidup kamu lalui, tetapi kadang, ada-ada saja yang perlu membuat kamu untuk membelok arah, dalam kata lain tidak stabil dengan arah awal.

Salah satunya argumen mengapa kamu tidak stabil dengan arah akhir ialah karena ada dampak seseorang, saat kamu menyaksikan seseorang sukses dan sukses dengan mereka, terkadang kamu akan mengikuti yang telah mereka bikin agar kamu akan sukses sepertinya.

Tidak perlu ikutan-ikutan pada jalan seseorang, kamu juga memiliki jalan dan langkah kamu sendiri untuk capai harapan dan semua mimpi dan keinginan. Yakin dech, saat kamu sukses dan sukses dengan kamu sendiri, keberhasilan kamu akan memiliki makna daripada kamu ikuti jalan orang lain. Oleh karena itu, konsistenlah dengan arah awalan yang telah kamu targetkan, teruslah pada pendirian awal.

8. Konsentrasi pada kebahagiaan yang kamu peroleh.

Argumen seterusnya kanapa kamu benar-benar ingin jadi seseorang ialah karena kamu sedang ingin cari kebahagiaan yang baru, bisa saja kok kamu cari kesenangan dan kebahagiaan yang baru, tetapi janganlah sampai pernah lupakan kebahagiaan yang sempat kamu peroleh, karena salah satunya karakter manusia yakni condong lupakan susatu saat ada suatu hal yang baru datang.

Coba susuri kembali apapun saja yang telah membuat kamu berbahagia sejauh ini, kapan kamu akhir kali tersenyum berbahagia, bagaimana perjuangan kamu di periode lalu sekedar hanya ingin berbahagia. Bila kamu sudah mengetahui, karena itu jangan sampai tinggalkan kebahagiaan itu atau bahkan juga melupakannya, karena hal itu yang sejauh ini telah membentuk individu kamu sampai saat ini.

9. Berikanlah kekurangan kamu ke seseorang dengan halus.

Untuk memudahkan kamu jadi diri kita ialah kamu harus tahu bagaimana untuk membikin mereka dapat terima kamu apa yang ada, bagaimana membuat mereka tidak kadang-kadang perduli dengan kelebihan serta kekurangan yang kamu punyai, Ini tidak bisa terjadi bila kamu terus-terusan tutupi kekurangan dan selalu memberikan kelebihan kamu ke orang lain. Semestinya seorang yang betul-betul ikhlas bersahabat dengan kamu itu akan secara mudah terima kamu apa yang ada, orang itu tidak akan perduli bagaimana kamu dan siapa kamu sebetulnya. Tetapi bila memang kamu berasa cemas dengan opini seseorang mengenai kekurangan diri kamu, kamu dapat memberikan secara perlahan-lahan padanya, supaya orang itu dapat perlahan-lahan terima kamu apa yang ada juga.

10. Tunjukkan jika Kamu telah berbeda.

Bila kamu memiliki masa lampau yang tidak baik, karena itu kamu dapat tunjukkan jika kamu telah berlainan dengan masa lampau, kamu tidak kembali terdiam dengan masa lampau karena sekarang ini sudah memandang masa datang dengan penuh semangat, Begitu juga menjadi dirimu apa yang ada, tidak boleh terlampau konsentrasi pada periode lalu yang kamu punyai. Bila kamu dahulunya kerap mengikuti orang, karena itu sekarang ini kamu bisa tampil apa adanya. Yakinlah bakal ada seorang yang dapat menyenangi dan terima kamu apa adanya.

Komentar