30 Kata Kata Arif Kritikan Lembut tetapi sedikit Pedas

30 Kata Kata Arif Kritikan Lembut tetapi sedikit Pedas

Meneruskan Kata Kata Kritikan Lembut tetapi Arif yang sudah diulas awalnya, ini kali kita akan meneruskan kata-kata kritikan dan sedikit memperluas arti dari mengkritik dan kritik. Telah diulas awalnya jika kata-kata kritikan memang cukup sedikit pedas dan kasar. Tetapi, ini cukup menolong kita bila ada seorang yang lakukan kekeliruan. Dengan menyentuh ia, peluang ia dapat mawas diri atas sesuatu yang sudah dilakukan, apa tindakan itu baik atau malah tindakan yang buruk.

Pertanyaannya, apa kamu pernah disinggung seorang ?.jika kerap, bagaimana hati kamu ?.pasti hatinya tentu berasa sedikit geram dan kecewa. Tetapi kamu harus juga tahu, karena orang yang kerap mengkritik kamu belum pasti ia tidak sukai dan tidak suka sama kamu. kemungkinan ada yang keliru pada diri kamu sendiri. Karena mungkin sikap egois, karakter yang tidak ingin mengalah dan ingin menang sendiri, atau tingkah laku kamu yang dipandang berlebihan.

Dari kekeliruan ini, munculah niat untuk menyadarkan dirimu dengan kata-kata kritikan. Ada pertanyaan kembali yang ada, Mengapa tidak bicara langsung, mengapa harus sama-sama kritik mengkritik kalau memang tujuannya baik ?.Jawabnya peluang seorang itu tidak ingin kamu jadi tersinggung. Jadi begini, ada personalitas seorang yang serupa sekali tidak ingin di nilai orang lain. dapat pikirkan bila ada kamu menjelaskan to the poin jika ia lakukan kekeliruan, atau ia tidak senang dengan kamu, peluang orang itu bakal menjadi sakit hati dan sedih bahkan juga memandang kamu berasa berlagak luar biasa, berlagak paling betul sendiri. berlagak prima, beberapaya, dan tinggi hati.

Nach disini peranan besar dari kata-kata mengkritik sebagai lambang peringatan untuk mengingati sabahat, rekan, kekasih atau pasangan yang melakukan perbuatan salah. Tetapi ingat kata-kata kritikannya harus dalam koridor yang positif, tidak boleh berlebihan dan keterlaluan sebab bisa sakiti hati orang lain.

Entar bukanlah ia sadar, justru makin menjadi-jadi. Kalau memang ia telah berbeda dan meminta maaf dan janji tidak mengulang semua kekeliruannya, buat apa masih tetap sama-sama kritik menyindir. Hal sama untuk orang yang selalu terkena kritik, tidak boleh memandang negatif orang itu. sebab bisa maka kata-kata kritikan itu ialah bukit jika ia perduli sama kita.

Kata Kata Kritikian Toto Macau Paito Lembut Part II

Lebih bagus berbicara apa yang ada, dibanding berbicara terlampau tinggi, tetapi realitanya 0 besar.

Hati-Hati sama mereka yang tidak pernah sama sesuai di antara perlakuan dan perkataan.

Yang tidak kelihatan, belum pasti tidak ada. Begitu juga sebaliknya.

Hanya seorang pengecut yang tidak berani mohon maaf saat dianya sadar lakukan kekeliruan.

Saya tidak pernah takut terima bantuan, tetapi, cuman satu yang saya kuatirkan, nantinya, kamu tiba memaksakan imbalan.

Jika tidak dapat menjadi baik, lebih bagus diam. Jika punyai hal baik, tidak boleh diam saja.

Semakin lebih melegakan jika sama-sama terbuka, dibanding tertutup cuman memunculkan luka.

Kadang lebih bagus ia jauh tetapi beritanya ada selalu, dibanding ia dekat tetapi seperti tiada.

Jangan sampai sakiti hati dan hati seorang, karena karma sebenarnya masih berlaku.

Bila seorang coba ingin jatuhkan kamu dengan apa saja, itu memiliki arti kamu ada di atas mereka.

Kadang kamu memutuskan untuk sendiri, karena kamu mengetahui jika tidak ada yang sanggup menyukaimu sebagus kamu menyukai diri sendiri.

Tidak boleh terlampau mengharap di suatu yang tidak jelas, seperti janji manisnya yang cuman usai dengan sebuah pertanda tanya.

Tidak boleh berusaha supaya jadi hebat. Tapi berjuanglah menjadi baik. Karena orang baik sudah tentu hebat.

Cuman seorang gadis simpel yang menanti pria yang menyukainya pada adanya.

Bila seorang dapat mengetikan HaHaHa, tanpa tertawa. Apa seorang bisa juga mengetikan I Love You Tanpa hati.

Jadi dewasa ialah sebuah opsi, untuk memulai sadar jika beberapa orang paling dekat tidak selama-lamanya selalu ada.

Rupanya jarak paling jauh adalah saat 2 orang saing berjumpa, tetapi tidak sama-sama bertegur sapa.

Coba untuk memburu, tidak boleh terus menanti.

Tidak boleh sukai ngerendahin orang, bila satu hari kelak ia sukses, untuknya kamu hanya sampah.

Tiap orang seperti pada bulan, ada selalu segi gelap yang tidak dapat diperlihatkan ke orang lain.

Mulut dibuat dimuka, agar tidak bicara dibelakang.

Orang arif dapat tercipta dari orang liar yang mendapatkan hidayah.

Hatimu tidak sebagus captionmu.

Kecantikan tidak berada di wajah, kecantikan ialah sinar dalam hati.

Bila kalian cari figur yang prima, karena itu kalian akan cari untuk selamanya.

Saya tidak punyai waktu untuk membenci orang yang membenciku, karena saya terlampau repot menyukai mereka yang menyukaiku.

Berusaha itu sampai titik darah penghabisan. bukan sekali tidak berhasil langsung angkat tangan.

Kebanyakan yang berasa dianya hebat. Tidakkah peribahasa menjelaskan jika di atas langit masih tetap ada langit.

Karena langit tak perlu menerangkan jika mengapa dianya tinggi.

Sampai mulutmu berbuih, saya tidak pernah dengarkan apa yang kamu bahas mengenai saya. Yakinlah, orang yang mengejek kita, tidak pernah dapat di atas kita.

Banyak yang ingin jadi pahlawan, tapi malas untuk berkorban.

Sebagian orang terlampau luar biasa jaga gambar, sampai lupa triknya jaga hati.

Diam lebih menawan dibanding repot mengadili dan mengobral kekeliruan seseorang, selanjutnya lupa untuk bercermin

Keelokan yang kau saksikan saat ini belum pasti seindah yang kau bayangkan. Terburukan yang kau berpikir saat ini, belum pasti seburuk yang kamu sangka.

Tidak boleh gampang mengadili karena cerita periode lalu. Saya tentu pernah salah, dan kau juga tidak selamanya betul. Kita tidak ada yang sempurna.

Bila kamu mempunyai mata, lalu kenapa kamu menyaksikan orang dengan telingamu. Perlakukanlah orang itu sama sesuai dengan yang kamu lihat. Dan tutuplah telingamu dari yang jelek mengenai mereka.

Tidak harus mencemooh orang lain. Tidak boleh mengobral air mata seseorang cuman untuk menunjukkan jika kita lebih baik. Agar saja Tuhan yang menilai. Kita sebagai menusia cuman dapat jalani tak perlu mengadili.

Komentar