50 Kata Kata Mengenai Larikan diri dari Realita

50 Kata Kata Mengenai Larikan diri dari Realita

Ada yang ngomong hidup itu tidak pernah selalu rasakan kebahagiaan, memang pada pokoknya hidup ialah sebuah ujian untuk manusia yang sudah ditakdirkan oleh Tuhan yang maha esa. Ujian hidup terdiri jadi 2 tipe, yakni ujian saat hadapi permasalahan dan masalah, dan ujian karena kebahagiaan dan keluasan kehidupan.

Banyak yang keliru mendeskripsikan mengenai ujian kehidupan itu seperti apakah, karena banyak yang memandang jika ujian hidup sama dengan beberapa orang yang di selimuti rasa sedih atau sedang diterpa bencana saja. Tetapi hal tersebut kenyataannya tidak betul, kamu yang hidupnya selalu berasa suka dan berbahagia tidak berarti kamu bebas dari ujian kehidupan. Bisa saja kesenangan dunia yang sekarang ini dirasa ialah ujian kehidupan yang sebenarnya.

Jujur saja, ujian kehidupan lewat kesenangan dunia sebetulnya lebih susah ditemui daripada hadapi masalah kehidupan. Kenapa ?, karena terkadang manusia condong lupa segala hal saat rasakan keluasan, misalnya mereka lupa mengucapkan syukur yang berakitabat menjerumuskan diri sendiri.

Memang hidup tidak pernah lepas dari namanya permasalahan kehidupan, jika tidak ada namanya permasalahan dan masalah itu maknanya kita tak pernah hidup. Suatu hal yang cocok memvisualisasikan berapa keutamaan permasalahan kehidupan ini dimisalkan seperti pelangi yang tidak punyai satu juga warna, yang menghias langit tetapi tidak ada arti keelokan.

Nach begitu juga dengan masalah kehidupan. Kalau tidak ada masalah di hidup ini, kemungkinan kita tidak pernah tahu makna dari pengorbanan, perjuangan, dan rasa sukur ke Tuhan yang maha esa.

Tetapi sayang saat ini, mengucapkan syukur menjadi suatu hal yang sangat jarang. Ketika kita memperoleh sebuah ujian kehidupan, kita terkadang justru berprasangka negatif tanpa pikirkan apa sich makna dari ujian hidup itu. Malah sering, untuk menangani permasalahan kehidupan umumnya dengan tidak baik misalkan menghindar atau larikan diri dari permasalahan itu.

Lalu, apa sebetulnya kita memilih untuk lari dari realita ?. Apa realita itu susah untuk kita terima, atau kita memanglah tidak mampu hadapi permasalahan itu ?. Ada kata-kata peribahasa menjelaskan Lenyap tidak akan selama-lamanya lenyap. karena erlu di kenali jika saat kita lari dari realita benar-benar tidak menuntaskan apa saja.

Meskipun larikan diri dari realita bisa jadi membuat kita lupakan beban permasalahan, tetapi ingat-ingatlah itu hanya sebentar. Lambat atau cepat, kita akan berjumpa kembali dengan permasalahan yang dahulu kita menghidar darinya.

Oleh karena itu, ketika kita di timpa sebuah permasalahan yang berat, tidak perlu harus menjauhi permasalahan itu, temui dengan berani apa saja risiko yang terjadi. Permasalahan akan memperkuat kita, dan pada akhirannya jadi bukti berapa berkualitasnya kita ini.

50 Kata Kata Mengenai Larikan diri dari Realita

Terima Kasih ke permasalahan, karena dia memperkuat, karena dia sebagai bahan baku perkembangan, dan kesempatan.

Info Source

Satu ekor tiram hasilkan mutiara karena ada sebutir pasir yng membuat permasalahan dalam badannya.

Terkadang, Lari dari realita membuat hidup berasa lebih berbahagia.

Apa yang dipikirkan manusia menjadi realita.

Anda tidak dapat lari dari diri Anda sendiri.

Tidak boleh lari. !!! Saya tidak larikan diri. Saya cuman ingin pergi.

Kadang saya berasa ingin larikan diri ialah salah satu jalan.

Anda tidak dapat lari dari tanggung-jawab pada hari besok dengan menghindar di hari ini.

Hujan mengajarkanku makna betapapun kamu tinggi ada kalanya kamu membumi.

Dan untuk sekali keberanian terlihat seperti larikan diri.

Anda tidak dapat lari dari permasalahan. karena tidak ada lokasi yang jauh.

Saya ingin larikan diri dan tidak pernah kembali.

Tidak tahu apakah yang harus dilaksanakan setelah itu sisi yang susah.

Saya cuman ingin ke satu tempat di mana tidak ada yang mengetahui nama saya.

Saya terus buang muka setiap waktu untuk menghindar bertatap muka dengan diri kita.

Apa yang terjadi jika hidup kita cuman dalam jelas saja tanpa gelap, atau, gelap saja tanpa jelas ?.

Jika Anda menyaksikan seorang menangis ada di belakang dan ia coba larikan diri, seharusnya diamkan ia lari.

Hidup sama dengan lari, ketika kita stop untuk lari, kemungkinan kita akan mengetahui jika kehidupan pada akhirnya usai.

Saya ingin berjalan pada deras hujan supaya tidak ada seseorang juga yang mengetahui jika saya sedang menangis sekarang ini.

Saya tidak lari dari rintangan sebab menganggap takut. Tapi, saya lari ke arahnya karena salah satu langkah untuk melepas diri dari rasa ketakutan.

Dibalik realita yang pahit selalu ada realita yang membahagiakan.

Kadang kamu harus ada dalam dan lokasi yang gelap, untuk menyaksikan cantiknya bintang.

Pada akhirnya saya stop larikan diri dari diriku sendiri.

Larikan diri tidak pernah membuat Anda bebas.

Bila memang hujan itu permasalahan untukmu, harusnya kau melawannya langsung, bukan justru menghindariinya dengan menggunakan payung. Kau tidak nikmati hidup bila terus lari dari permasalahan.

Sisi paling sulit mengenai jalan menjauhi Anda ialah ketahui jika Anda tidak pernah memburu saya.

Larikan diri dari permasalahan Anda ialah balapan yang tidak pernah Anda menangi.

Larikan diri dari permasalahan cuman tingkatkan jarak dari jalan keluarnya.

Bila Anda membuat nyali untuk lakukan suatu hal apa saja itu, karena itu yakinkan Anda siap hadapi semua resikonya.

Saya selalu lari dari seorang atau suatu hal.sebuah hal. Tetapi kenyataannya, saya tak pernah sampai ke sana.

Saya tidak mau larikan diri. saya cuman ingin lenyap sebentar sampai saya berasa baik saja kembali.

Saya tak pernah sampai pada dasarnya saat saya berasa ingin larikan diri dari itu semua.

Kadang Anda perlu larikan diri sesaat cuman untuk menyaksikan siapa mendatang sesudah Anda lenyap.

Apa saja yang Anda kejar pada intinya akan larikan diri . Maka, stop bernafsu memburu suatu hal dan sadar jika Anda telah mempunyai semua.

Kemauan terkadang tidak bersahabat dengan realita, terkadang kita ditempatkan pada dua opsi yang bisa membunuh diri kita.

Anda belajar lari atas sesuatu yang Anda alami, dan itu kenapa Anda alami mimpi jelek. Kadang, memungkiri hanya untuk mengundang kesakitan, dan terima untuk mengontrol.

Pilih. Larikan diri dari permasalahan atau permasalahan akan membuat Anda makin jatuh ke permasalahan yang lain.

Larikan diri dari beberapa hal yang Anda dapatkan mengakibatkan kesengsaraan yang tidak membahagiakan. Tetapi hadapi dan melawan keadaan semacam itu akan membuat bertambah kehidupan.

Sabarlah, Tuhan lebih mengasihimu dibanding yang kau sangka. Suatu hal yang bagus sedang dipersiapkan untukmu.

Kadang saya berasa seakan-akan sedang berlomba dengan bayang-bayang sendiri. Tidak pernah bisa lebih cepat walaupun saya lari sekencang mungkin. Hal tersebut karena tidak ada yang dapat melepas bayang-bayang diri kita.

Orang yang berani tak pernah larikan diri, namun tetap ada di tempatnya dan berperang dengan semua resikonya.

Saya harus stop berimajinasi mengenai larikan diri ke kehidupan lain, dan memulai untuk pikirkan apa yang kumiliki sekarang ini.

Anda selalu dapat membenahi keadaan. Tetapi Anda akan memperolehnya dengan melawannya, tidak dengan larikan diri darinya.

Kadang kita perlu sendiri, melamun, pikirkan beberapa hal jelek yang sudah kita lakukan, supaya tidak lakukan hal jelek itu di masa datang.

Komentar