50 Kata Kata Jadi Tua Itu Tentu

50 Kata Kata Jadi Tua Itu Tentu

Jadi tua itu ialah kejelasan, jadi dewasa itu ialah opsi. Demikianlah peribahasa arif menjelaskan. Tiap menusia akan melalui fase-fase di mana dianya bisa menjadi makin tua. Tiap hari ada selalu perkembangan dan perubahan, ada selalu suatu hal yang baru dan berlainan di kehidupan ini. Tidak pernah sama.

Kehidupan kita saat remaja tentu saja berlainan dengan kehidupan kita saat dewasa, kehidupan dewasa kita akan berlainan dengan kehidupan periode tua kita. Bedanya berada pada pertimbangan, bagaimana kita melihat suatu hal, sampai langkah kita jalani kehidupan. Bersamaan pertambahan umur, bersamaan berakhirnya waktu, kita dapat berbeda setiap waktu.

Meski begitu, kemungkinan antara kita ada yang takut jadi tua. Dengan alasan-alasan seperti tua itu menjemukan, jadi kerutan dan pikun, dan argumen yang lain. Kita seakan ingin menampik kodrat manusia yang memanglah tidak akan terlepas dari kodrat jadi menua.

Tidak selama-lamanya kita jadi anak-anak yang selalu dinaungi ke-2 orangtua. Kemungkinan lambat atau cepat kita akan menikah, dan itu kemungkinan ialah babak awalnya untuk kita jadi tua. Jadi orangtua untuk anak-anak kita. Karena itu, berikut kata-kata jadi tua itu tentu.

Kata Kata order3decoutstanding Jadi Tua

Tidak boleh menyia-nyiakan periode mudamu! Saat sebelum penyesalan tiba di masa tuamu.

Tidak kenapa jadi tua, asal masih tetap muda dalam semangat.

Jika dapat sukses diusia muda, mengapa harus menanti sampai tua?

Umur ini terlampau singkat untuk dilewati tanpa lakukan peralihan.

Tidak boleh takut jadi tua. Takutlah jadi percuma.

Seribu orangtua cuman bisa mimpi, seseorang pemuda bisa mengganti dunia. - Ir Soekarno

Orang yang lebih tua harus disegani, tetapi tidak selamanya harus dipanuti.

Satu diantara keunggulan dari pertambahan umur ialah Anda memutuskan batasan-batasan saat menjalankan hidup.

Bersamaan pertambahan umur, kita jadi makin bodoh sekalian arif.

Bersamaan pertambahan umur, kita dapat menyaksikan beragam hal secara berlainan.

Yang saya kuatirkan saat jadi tua ialah jadi keras kepala.

Tidak ada kenyamanan pada hari tua, untuk beberapa orang yang malas di periode muda.

Makin tua usia kita, makin kita ingin berdikari dari orang-tua.

Tak pernah terlampau tua untuk rindukan orangtua.

Kita tidak stop bermain karena kita jadi tua. Kita jadi tua karena kita stop bermain.

Ketawa itu kekal. Khayalan tidak mempunyai umur. Dan mimpi itu selama-lamanya.

Semua narasi bisa menjadi tua. Tetapi, narasi cantik tidak akan jadi kedaluwarsa.

Usaha keras di periode muda akan terbayarkan mahal di periode tua.

Sulit saat muda itu biasa, sulit sampai tua itu lain narasi.

Tua itu mengenai umur, dewasa itu mengenai watak. Semuanya orang pasti menua, tetapi belum pasti mereka menjadi individu yang dewasa.

Yang muda bisa menjadi dewasa. Yang dewasa bisa menjadi tua. Dan yang tua bisa menjadi makin tua.

Jadi tua saja belum tentu, apa lagi tua bersamamu. Walau jadi tua belum tentu, tetapi jalani hidup penuh kasih-sayang ialah opsi.

Saat masa lalu semakin besar dibanding mimpi, saat itu kita awali jadi tua.

Saat saya mulai semakin bertambah tua, saya mengetahui, saya benar-benar berbahagia!

Silahkan jadi tua dan menjemukan bersama.

Jadi tua ialah tuntutan saat yang tidak dapat digugat.

Tidak boleh memandang seorang dari umurnya. Yang tua belum pasti konstan, dan yang muda belum pasti labil.

Semua akan berbeda bersamaan pertambahan umur. Pemikiran, badan, dan caramu melihat dunia.

Jadi tua itu tentu, jadi dewasa itu opsi. Tidak boleh siakan periode mudamu cuman untuk menanti periode tuamu.

Ingat jika, tidak selama-lamanya kita muda dan kuat. Kita akan bertemu periode di mana kita kurang kuat, kerutan dan akan mati.

Tua belum pasti dewasa, jadi dewasa tak perlu jadi tua.

Jangan menjadi tua dan memilukan. Bebal dan tidak ingin buka pikiran; jika jaman sudah berbeda.

Karena hidup ialah segala hal mengenai belajar, karena itu dewasa terbentuk karena belajar, bukan umur.

Bila tiap hari ialah awalnya, karena itu Anda tidak pernah tua. Anda cuman akan tumbuh.

Tidak seorangpun yang dapat menghindari dari kodrat manusia, yakni lahir, dewasa dan jadi tua.

Manusia tidak jadi tua sampai penyesalan gantikan mimpinya.

Jangan sampai takut jadi tua karena Kita tentu menua tetapi takutlah Tidak jadi dewasa, karena kedewasaan ialah jalan Kita ke arah kebahagiaan Dan kemuliaan.

Jadi tua tidak berarti jadi menjemukan. Jadi dewasa tidak berarti tidak paham langkah bergembira.

Bersamaan pertambahan umur, saya mengetahui jika hal yang paling saya menghargai ialah kebaikan hati.

Hidup ialah proses yang mana kita terus belajar tanpa batasan usia tanpa kata tua.

Di mana kita dilahirkan ialah takdir, bagaimana kita berkembang ialah proses, seperti apakah kita pada hari tua ialah keputusan.

Anda tak pernah terlampau tua untuk memutuskan arah lain atau untuk bermimpi suatu hal yang baru.

Proses menuaan pada manusia ialah sebuah bukti yang tidak dapat ditutup-tutupi.

Semua anak muda tentu menua, dan semuanya orang tua tentu pernah muda. Umur hanya angka. Umur berapa saja tidak ada maknanya, bila kita tidak lakukan apa saja yang perlu.

Dahulu saya sempat berpikiran jika hidup sendiri sampai tua itu akan membahagiakan. Semakin hari, saya makin menyangsikan kepercayaan seperti itu.

Ada tawa yang hilag, ada senyum yang musnah. Ada keinginan yang semakin lama semakin sirna, menua, dan pada akhirannya musnah.

Tidak betul bila disebutkan orang stop memburu mimpi karena mereka telah tua. Yang betul beberapa orang itu jadi tua oleh sebab mereka stop memburu beberapa mimpi itu.

Hidup bukan mengenai siapakah yang paling tua, tetapi siapakah yang paling sanggup mengartikannya. Karena tidak seluruhnya orang yang telah tua sanggup mengartikan kehidupan.

Bila kita tak pernah berdoa untuk orang-tua, karena itu pikirkan saat kita jadi tua.

Tidak boleh jadi kekanak-kanakan karena tidak ingin dipandang tua. Karena pertanda tua mengingati kita akan kematian, mengingati kita agar semakin dekat dengan-Nya.

Komentar