8 Langkah Tingkatkan Kesetimbangan Di antara Kehidupan Individu dan Tugas

8 Langkah Tingkatkan Kesetimbangan Di antara Kehidupan Individu dan Tugas

Sekarang ini, menjaga kesetimbangan di antara kehidupan individu dan dunia tugas ialah hal yang sedikit tidak mungkin untuk dilaksanakan. Dengan kehebatan tehnologi sekarang ini membuat lenyapnya batas di antara waktu individu dengan dunia tugas. Kenyataannya, sekarang minimal ada 94% karyawan yang habiskan waktu lebih dari 50 jam /minggu untuk menuntaskan tuntutan tugas.

Bukti ini dituruti oleh penemuan bertambahnya kasus depresi yang berpengaruh pada berkurangnya jalinan sosial, kesehatan dan kebahagiaan. Sebenarnya, badan yang sehat akan tingkatkan performa karier Anda. Oleh karenanya, banyak hal berikut ini menjadi pendukung Anda untuk tingkatkan kesetimbangan di antara kehidupan individu dan dunia kerja.

1. Menghilangkan depositdanaslot Karakter Perfeksionis

Saat Anda dengar istilah kesetimbangan di antara kehidupan individu dan dunia kerja, Anda kemungkinan berpikiran akan mempunyai beberapa hari yang produktif pada tempat kerja dan mempunyai saat yang berkualitas untuk keluarga diakhir minggu. Walau ini terlihat bagus, tetapi ini kadang mustahil untuk direalisasikan.

Tidak boleh usaha untuk mempunyai saat yang prima, berjuanglah untuk suatu hal yang realitas saja. Di beberapa hari tertentu Anda kemungkinan habiskan waktu sepanjang hari untuk menuntaskan tugas, sementara pada hari lain Anda mempunyai semakin banyak waktu untuk kerjakan hoby dan bercakap-cakap dengan beberapa orang Anda sayangi.

Dengan lakukan suatu hal secara realitas, karena itu kesetimbangan akan terwujud seiring waktu berjalan, walau tidak tiap hari.

2. Tidak boleh takut hentikan sesaat komunikasi tugas

Dengan kehebatan tehnologi sekarang ini, beberapa karyawan kadang tetap tersambung dengan tugas walau itu di saat-saat liburan atau waktu di luar jam kantor. Dapat lewat program chat, group chat, dan sosial media yang lain.

Kadang, memutus hubungan dengan dunia luar menjadi langkah untuk istirahat sesaat dari tuntutan tugas yang membuat depresi, seperti stop memeriksa e-mail atau pesan group kantor di beberapa hari akhir pekan atau waktu di luar jam kantor.

Menyempatkan diri untuk santai sesaat penting untuk mengembalikan pemikiran Anda. Ini akan menolong Anda berasa lebih semangat untuk kembali bekerja.

3. Sempatkan diri untuk diri kita dan orang yang Anda sayangi

Walau tugas Anda penting, tidak berarti Anda selalu mengutamakan tugas dibanding kehidupan individu. Bila Anda kurang tegas menyempatkan diri individu, karena itu Anda tidak pernah punyai waktu untuk lakukan hal-hal lain di luar tugas. seperti lakukan hoby, habiskan waktu dengan keluarga, dan lain-lain.

Tidak perduli berapa padatnya agenda Anda atau berapa keutamaan tugas itu, Anda lah yang mempunyai kendalian penuh atas waktu dalam kehidupan ini. Karena Anda pun memiliki hak mempunyai waktu untuk nikmati hidup ini dengan mereka, keluarga Anda di rumah.

Karena hanya tugas membuat Anda jadi repot, tidak berarti Anda harus meremehkan jalinan individu. Anda bisa manfaatkan program management waktu untuk atur semua waktu dan kegiatan Anda. Salah satunya misalnya ialah RescueTime.

Program ini memberikan Anda laporan mingguan mengenai bagaimana Anda habiskan waktu di piranti digital. Disamping itu, Anda akan tertolong untuk menuntaskan semakin banyak hal dalam saat yang lebih singkat.

4. Tentukan batas dari jam kerja

Tentukan batas Anda dengan beberapa orang kantor supaya terbebas dari rasa kejenuhan. Saat Anda pulang dari kantor, seharusnya tidak boleh pikir beberapa proyek Anda mendatang atau menjawab email-email kantor.

Pikirkan juga untuk memakai computer atau smartphone yang terpisah untuk kepentingan tugas hingga Anda bisa mematikannya saat Anda liburan. Atau, pakai nomor smartphone yang lain untuk berbicara dengan beberapa orang kantor.

Tidak harus berbentuk handphone ke-2 , karena juga bisa berbentuk service VoIP gratis seperti Google Voice atau nomor Skype. Tidak itu saja, membandingkan alamat e-mail untuk kepentingan tugas dan individu ialah hal yang tidak kalah penting.

Janganlah lupa untuk aktifkan VPN online saat Anda tersambung dengan internet, entahlah untuk masalah tugas atau individu. Terutama bila Anda terhubung internet dari jaringan Wi-Fi khalayak, seperti pada cafe, hotel dan lapangan terbang.

5. Tentukan arah dan fokus

Lihat kapan Anda mempunyai saat yang produktif pada tempat kerja, di saat itu, jauhilah masalah yang mengusik kegiatan dan keproduktifan Anda. Seperti menghindar mengecek handphone tiap beberapa saat sekali, karenanya cuman akan menghabiskan waktu saja.

Dengan disiplin mengatur hari, ini bisa tingkatkan keproduktifan Anda pada tempat kerja hingga tugas Anda bisa usai bisa lebih cepat. Akhirnya, Anda dapat mempunyai semakin banyak waktu senggang untuk santai karena semua tugas sudah usai. Nach untuk menolong Anda, Anda bisa manfaatkan program peningkat keproduktifan seperti Brain.fm.

Brain.fm ialah program keproduktifan yang sediakan musik yang menolong Anda konsentrasi, santai, atau bermeditasi. Anda dapat pilih beberapa jenis audio seperti musik classic, lonceng, hujan, angin, suara malam, dan yang lain.

6. Liburan

Kadang, betul-betul melepas diri untuk ambil waktu berlibur dan sesaat hentikan semua tugas ialah gagasan yang baik. Entahlah itu untuk liburan dengan keluarga atau staycation untuk satu atau 2 hari. Ini penting buat mengembalikan keadaan fisik, pemikiran dan psikis.

Tidak boleh sangsi untuk ambil cuti di bulan akhir. Istirahat ialah hal yang Anda perlukan untuk menyantaikan diri dari kepenatan beban kerja.

7. Jagalah Privacy Anda

Kadang, share keluhan dengan rekan kantor ialah hal yang membahagiakan. Atau Anda mempunyai teman dekat akrab yang disebut rekan Anda di kantor.

Tetapi, tidak seluruhnya hal mengenai masalah individu perlu diobral ke rekan kantor. Menjadikan itu privacy. Selainnya supaya keadaan kantor masih tetap professional, mempunyai kehidupan individu yang tidak jadi konsumsi khalayak bisa menjadi penyelamat karier Anda.

8. Utamakan kesehatan Anda

Kesehatan fisik, emosional dan psikis keseluruhannya harus jadi perhatian khusus Anda. Bila Anda secara terus-terusan alami kekhawatiran atau stres karena tugas, dan berpikiran jika sesion therapy psikologi akan bermanfaat menanganinya, karena itu fokuskanlah untuk lakukan itu. Atau jika Anda sedang sakit, tidak boleh takut untuk cuti dan berobat.

Tugas memang salah satunya usaha untuk tetap bertahan hidup, tetapi janganlah sampai itu ambil segala hal dari hidup Anda. Kemauan untuk sukses secara professional bisa menggerakkan Anda untuk tidak pedulikan kesejahteraan diri.

Membuat kesetimbangan kehidupan individu dan dunia kerja itu penting. Tidak cuman untuk tingkatkan kebahagiaan, emosional, dan psikis, tapi juga untuk karier Anda. Mudah-mudahan Berguna.

Komentar