Mimpiku Lebih Besar dibanding Beban Hidupku - Narasi Pendek

Mimpiku Lebih Besar dibanding Beban Hidupku - Narasi Pendek

Hidup memang memberi sejuta warna, warna yang membuat beberapa hari kita jadi lebih bermakna. Bila beranggapan mengenai warna, warna yang nikmat dipandang ialah warna yang terang. Jelas memvisualisasikan berbahagia dan cerah. dan warna yang gelap condong hubungannya dengan rasa duka.

Tetapi warna yang jelas tidak harus mesti bahagia. Bersamaan dengan berjalannya waktu, warna yang jelas mulai akan menghilang, ia yang tidak akan secerah dahulu, ia yang tidak seindah seperti di periode lalu. Perlahan-lahan sirna lalu lenyap.

Entahlah harus mulai darimanakah menjelaskannya, ketidaktahuan membuat ini jadi lebih berat untuk dihadapi. Tetapi satu perihal yang jelas, harus dianggap jika sekarang ini kamu mulai tertekan.

Ketekan saat kamu ketahui berat hidupmu makin semakin bertambah dan berat. Ketekan karena kamu harus lewat semuanya dengan sendirian saja. Bukan berniat untuk tutup diri, tetapi kamu berasa jika tidak ada satu juga orang yang hendak memahami dan mengerti akan hal itu.

Ingin rasanya larikan diri iniboslotterbaru

dan lenyap sesaat dari hiruk-pikuk kehidupan, tetapi kamu masih ketahan karena ada suatu hal yang selalu mengikat. Suatu hal yang betul-betul merintangi kamu untuk bebas dalam pengertian yang sebetulnya.

Tanpa sadar, ini malah membuat diri kamu makin terbeban. Ketika persoalan tidaklah terselesaikan, munculah suatu hal yang selalu merintangi untuk membenahi kekeliruan itu.

Lantas apakah ini yang diberi nama masalah hidup?

Saat sebelum berpikir terlampau jauh, silahkan ucapkanlah jika mimpiku semakin besar dibanding berat hidupku.

Kita tentu punyai mimpi masing-masing. Ada cuplikan yang menjelaskan Mimpilah setinggi-tingginya .

Ketika ikatan makin kuat mengikat, kita ternyata tetap dapat berasa bebas di di dunia angan-angan. Karena di mimpi tidak ada yang dapat mengikat dan tidak ada yang hendak mengungkung.

Sebenarnya kata masalah hidup lebih persisnya disebutkan dengan perjuangan kehidupan. Di mana ketika kita pikirkan kembali perjuangan apa yang sudah kita lewati, tanpa sadar hal tersebut dapat membuat kita makin mengartikan makna kehidupan.

Dan yang paling penting, kita akan makin semangat untuk jalani kehidupan.

Tidak boleh bohong, sejauh ini kamu masih bertahan di dalam kondisi dan situasi karena kamu punyai mimpi dan harapan yang besar yang belum pernah diwujudkan.

Kamu tidak ikhlas karena hanya masalah hidup membuat mimpi yang sejauh ini kamu percayai jadi buyar.

Lihatlah kembali beberapa orang yang memiliki hak kamu berbahagiakan, orang-tua, adik-kakak, teman dekat, dan keluarga. Apa kamu sampai hati mengurangi hati mereka saat melihatmu jadi orang yang pesimis seperti ini.

Bagaimana hati mereka? Apa mereka akan mengasihanimu? Kalau iya, itu maknanya kamu telah memberatkan mereka. Sebenarnya lebih bagus hidup kita yang terbeban dibanding kita sebagai beban orang lain.

Tidak kenapa hidup ini sarat dengan liku-liku, asal kita mampu jaga mimpi dan harapan di pada diri kita.

Karena mimpi memberikanmu arah hidup yang jelas. Dan karena ada arah hidup yang terang, akan memaksakan kamu selalu untuk mengoreksi diri dan lakukan yang terbaik.

Yakinlah, permasalahan hidup tidak sesuai dengan kemauanmu untuk capai suatu hal, apa lagi bila dibanding karena ada kekuasaan Tuhan. Terang permasalahan hidup ialah kasus yang sangat kecil.

Tetaplah jalan di atas mimpi daftar-no-togel-hk

tidak boleh jalan di atas pasienan. Kadang orang pengecut selalu sembunyi dalam keputus-asaannya.

Hidup ini berat, tetapi yakinlah Tuhan sudah mempersiapkan kehidupan yang lebih bagus di periode yang hendak datang. Dengan catatan, kita sanggup bersabar dan mengucapkan syukur saat ini. Ibaratnya bersakit-sakit dulu, bergembira kemudian.

Seperti senja yang tergerus karena hadirnya malam, tetapi lambat atau cepat, sinar pagi mulai akan menyapa. Seperti itu transisi kehidupan.

Komentar